12 Kekeliruan Dalam Merawat Ayam Aduan Yang Seringkali Terjadi
Home Artikel 12 Kekeliruan Dalam Merawat Ayam Aduan Yang Seringkali Terjadi
Artikel - Oktober 19, 2019

12 Kekeliruan Dalam Merawat Ayam Aduan Yang Seringkali Terjadi

12 Kekeliruan Dalam Merawat Ayam Aduan Yang Seringkali Terjadi – Dalam merawat ayam aduan pastinya bukan masalah yang mudah. Diperlukan perhatian extra danpengetahuan dalam melakukan perawatan ayam aduan. Pengetahuan agar banyak botoh tidak melakukan kekeliruan dalam merawat ayam yang mengakibatkan fatal dan merugikan botoh sendiri. Kesempatan ini bakal kami ulas 12 kekeliruan dalam merawat ayam aduan yang seringkali terjadi.

1. Melatih Ayam Dengan Pemberat Kaki atau Barbel

Melatih ayam dengan memberi pemberat kaki atau barbel yang sekarang udah banyak dilakukan dan sangatlah viral beberapa waktu terakhir ini. Tujuan dari pemberian pemberat kaki atau barbel ini agar ayam aduan miliki pukulan yang kuat dan cepat. Namun sebenarnya bila ayam miliki pukulan serta kecepatan yang bagus bukan dipicu barbel tapi kemampuan alami yang dimiliki ayam tersebut.

2. Memandikan Ayam Ketika Belum Cukup Umur

Perlu anda pahami bila sebenarnya umur ayam yang cocok untuk dimandikan yaitu ketika perkembangan bulu sudah benar-benar selesai. Untuk ayam muda tidak perlu dimandikan, cukuplah diberikan pakan dan gizi yang seimbang ketika dalam pertumbuhan. Kadang banyak botoh yang kurang sabar dan nekat melakukan perawatan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan seperti memandikan ayam yang masih muda dengan impian agar otot ayam cepat keras.

3. Memandikan Ayam Dengan Air Hangat

Apa bagus memandikan ayam aduan dengan air hangat?? Bila cuma untuk bersihkan luka, menyembuhkan kurap dan untuk mengendorkan otot-otot sehabis bertanding itu boleh-boleh saja. Bila untuk perawatan harian memakai air hangat miliki dampak kurang bagus terpenting untuk bulu dan dapat memicu ayam berubah menjadi bantat/cebol.

4. Menentukan Lawan Kala Abar

Dalam melakukan abar tetapkan lawan yang seimbang atau lawan yang miliki usia yang tidak beda jauh. Sering botoh melakukan latihan abar dengan ayam yang tidak seimbang. Bila beda umur sangat jauh mungkin ayam cedera dan terserang penyakit seperti turun urat, sakit kuning, turun mental dan yang lain.

5. Minimnya Perawatan Setelah Ayam Usai Latihan Abar

Berubah menjadi seseorang botoh yang profesional, sisi yang utama yaitu bersihkan ayam dan menjaga luka ayam sampai nyata-nyata bersih dan terinfeksi kuman atau virus yang dapat memicu penyakit. Jangan pernah ayam berubah menjadi rusak sehabis di abar lantaran minimnya perawatan.

6. Mengusung Ayam Dengan Memegang Bulu Ekor Pada Ayam

Ekor adalah sisi yang sangatlah penting dan kita mesti memperlakukannya dengan sangatlah berhati-hati. Tradisi banyak botoh bila melatih ayam aduan seringkali memegang bulu ekor dan mengangkatnya. Hindarilah memegang ekor ayam aduan disaat melakukan latihan ini dipicu di bagian ekor ayam aduan ada peli ayam yang sangatlah peka dan bila pecah bakal memicu ayam sakit bahkan juga mati.

7. Umur Ayam Belum Siap Untuk di Abar

Abar adalah proses melatih ayam aduan agar kian lebih kuat. Baiknya ayam melakukan uji-coba abar disaat berumur tujuh bulan keatas dengan perkembangan bulu yang udah usai. Banyak botoh yang masihlah kurang sabar dan konsisten melakukan abar untuk ayam yang masihlah muda. masalah ini bakal memicu ayam aduan cedera dan rusak.

8. Waktu Latihan Abar Sangat Terlalu berlebih

Tempo latihan abar baiknya sesuai dengan kesanggupan ayam dan jangan sampai terlalu berlebih. Banyak banyak botoh sangat asyik nikmati pertempuran sampai lupa waktu yang menjadikan ayam berubah menjadi rusak masa datang.

9. Kekeliruan Melakukan Latihan Fisik

Latihan fisik memang miliki banyak sekali faedah, salah satunya bakal membuat otot, stamina dan pukulan ayam aduan menjadi tambah baik. Namun banyak dari banyak botoh yang salah persepsi dalam memberi skema latihan pada ayam mereka yang berpengaruh jelek pada ayam tersebut. Berikanlah latihan kliter sehari-hari dengan tempo 15-20 menit saja.

10. Menjemur Ayam Secara Terlalu berlebih

Faedah menjemur ayam yaitu untuk perpanjang nafas atau stamina ayam, tapi banyak kekeliruan yang berlangsung disaat proses menjemur ayam. Kekeliruan yang seringkali dilaksanakan yaitu menjemur dengan tempo yang terlalu berlebih. Banyak efek yang bakal berlangsung disaat menjemur ayam secara terlalu berlebih. Tempo yang pas yaitu 3-4jam kala pagi hari yakni pada jam 8.00 sampai jam 11.00 selanjutnya masukan kembali pada kandang.

11. Melatih Dengan Mengusung serta Melemparnya ke Udara

Cara melatih ayam dengan melemparkan ke udara dapat dikatakan adalah cara yang beresiko serta berpeluang ayam aduan bakal alami cedera. Oleh karena itu latihan seperti ini baiknya tidak usah dilaksanakan.

12. Kekeliruan Kala Melagakan Ayam

hindarkan beberapa kekeliruan yang dapat menyebabkan fatal pada ayam. Kekeliruan yang seringkali memicu banyak kerugian yaitu:
-Membawa ayam yang belumlah siap ke ajang serta mengadunya.
-Memasang taruhan yang terlalu berlebih dengan ambisi menang.
-Terlalu yakin diri serta meyakini jika ayam kita bakal menang.
-Tidak selektif disaat menentukan lawan atau gandeng.
-Salah dalam melakukan perawatan ayam setelah pertandingan.

Sekian ulasan 12 Kekeliruan Dalam Merawat Ayam Aduan Yang Seringkali Terjadi. Semoga dapat menambah wawasan atau pengetahuan tentang ayam aduan agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang mungkin dapat menyebabkan fatal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Ciri dan Bentuk Kaki Ayam Bangkok Pembunuh

Ciri dan Bentuk Kaki Ayam Bangkok Pembunuh – Menjadi penggemar ayam aduan di Indones…